Pendudukan Jepang di Indonesia

Posted: January 20, 2013 in Sejarah Indonesia
Kedatangan Jepang di Indonessia
Pada tahun 1939 meletus perang Dunia II. Pada awalnya perang tersebut terjadi Eropa. Pihak yang berperang adalah kelompok poros yaitu jerman, Italia, dan Jepang melawan Sekutu yaitu Negara Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia, Belanda, dan Cina. Kemudian perang tersebut meluas sampai ke Asia Fasifik.
            Jepang mengawali Perang Asia pasifik( Perang Asia Timur Raya)  yaitu tanggal 8 Desember 1941 dengan menyerang Pearl Harbour  pangkalan Laut Amerika Serikat di Hawai. Dalam waktu singkat jpang menyerbu dan menduduki Filipina,Myanmar, Malaya, Singapura dan Indonesia.
            Ketika masuk wilayah Indonesia secara beruntun Jepang menguasai daerah-daerah berikut :
1.      Tarakan  (11 januari 1942)
2.      Palembang (14 Januari 1942)
3.      Manado ( 17 Januari 1942)
4.      Balikpapan (22 Januari 1942)
5.      Pontianak (22 Februari 1942)
6.      Bali (26 Februari 1942)
Pada tanggal 1 Maret 1942 secara serempak jepang dapat menguasai tiga tempat di pulau Jawa yaitu, Teluk Banten, Eretan Wetan ( Pantura) dan Pasuruan (Jawa Timur).
Tanggal 5 Maret 1942 Jepang menyerang pusat Belanda Di Batavia dan tanggal 8 Maret 1942 Jepang berhasil menguasai kota Bandung. Oleh Karena itu belanda menyerah tanpa syarat kepada jepang pada tanggal 8 Maret 1942 di Kalijati, subang Jawa Barat.
Dalam penyerahan kekuasaan tersebut pihak Belanda diwakili oleh  Gubernur Jendral Hindia BelandaTjarda Van Stakenbourgh dan Komandan KNIL Letjen H. Ter Poorten.
Sedangkan pihak jepang diwakili oleh Letjen Hitoshi Imamura.  Maka dengan demikian berkhirlah kekuasaan Belanda di Indonesia.
           
            Kedatangan Jepang di Indonesia disambut baik oleh rakyat Indonesia karena jepang menyebut dirinya sebagai saudara tua Indonesia yang akan membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan Belanda. Padahal Jepang memiliki tujuan tersembunyi.
Adapun Tujuan Jepang menduduki Indonesia antara lain:
1. Indonesia kaya dengan bahan mentah seperti minyak bumi dan batubara
2. Wilayah Indonesia menghasilkan banyak produksi pertanian yang dibutuhkan oleh tentara jepaang dalam peperangan
3. Indonesia memiliki tenaga manusia dalam jumlah besar yang diperlukan untuk perang jepang.
 
Untuk menarik simpati rakyat Indonesia jepang membuat propaganda Tiga A yaitu:
1.      Jepang Pemimpin Asia
2.      Jepang Pelindung Asia
3.      Jepang Cahaya Asia
Disamping itu jepang juga melakukan hal-hal berikut ini :
1.      Para pemimpin bangsa Indonesia  yang ditahan Belanda dibebaskan
2.      Diperbolehkan memperdengarkan lagu Indonesia raya
3.      Bendera merah putih diperbolehkan pengibarannya dengan berdampingan bendera Jepang Hinomaru
4.      Jepang melarang menerbitkan buku-buku yang berbahasa Belanda dan berbahasa Inggris.
5.      Jalan-jalan diberi nama baru
6.      Kota Batavia dikembalikan namanya menjadi Jakarta
7.      Patung-patung Eropa diruntuhkan.
 
Selain itu dalam rangka meraih simpati bangsa Indonesia pemerintah Jepang juga membentuk beberapa organisasi, seperti gerakan 3A, Organisasi Putera, Jawa Hokokai, MIAI dan Masyumi.
  1. Gerakan 3A
Tujuan Gerakan 3A adalah : mendorong rakyat Indonesia agar mau membantu jepang dalam memenangkan Perang Asia Timur Raya. Jepang menyerahkan tugas kepemimpinan Gerakan 3A kepada Syamsuddin, S.H. Namun gerakan 3A tidak mendapat simpati dari Rakyat Indonesia bahkan dimanfaatkan untuk mengobarkan semangat kebangsaan sehingga dibubarkan oleh jepang tahun 1943 karena di anggap tidak menguntungkan.
 
  1. Organisasi Putera( Pusat Tenaga Rakyat)
Setelah gerakan 3A dibubarkan, Jepang kemudian membentuk Organisasi Putera yang diketuai oleh Empat Serangkai yaitu Ir. Soekarno, Moch. Hatta, Kiai haji Mas Mansyur dan Ki Hajar Dewantara.
Tujuannya adalah untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar bersedia membantu Jepang melawan sekutu. Kesempatan ini digunakan oleh para pemimpin untuk membina semangat kebangsan para pemuda Indonesia. Kemudian jepang makin curiga bahwa organisasi ini lebih menguntungkan bangsa Indonesia, sehingga tahun 1944 organisasi Putera dibubarkan oleh Jepang.
 
  1. Organisasi Jawa Hokokai ( Organisasi Kebatian Jawa)
Tujuan Organisasi ini adalah agar rakyat Indonesia  dapat dikerahkan tenaganya untuk berbakti kepada jepang yang dikenal dengan dengan tiga kebaktian yaitu;
·         Rela mengorbankan diri
·         Mempertebal persahabatan
·         Melakukan sesuatu harus menghasilkan bukti.
Pemimpin organisasi Jawa Hokokai di tingkat pusat langsung berada ditangan Gunseikan(kepala pemerintahan militer jepang) dan di daerah –daerah  organisasi Jawa Hokokai di pimpin olehSyucokan(gubernur/residen)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s